Jelajah Wisata Merapi

Diposkan oleh Mapala Sumatera Utara


Terbuka Untuk Umum, Jelajah Wisata Merapi Kembali Digelar

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman kembali akan menggelar agenda wisata spektakuler yang terbuka untuk umum berupa Jelajah Wisata bertajuk “The Spirit of Merapi 2009”, Minggu 9 Agustus 2009.

Informasi dan pendaftaran di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Yogyakarta Telepon/Faximile (0274) 869613 Website: www.tourismsleman.com, Email: prtourismsleman@yahoo.co..id, Suzuki Indojaya Motor Group se-Wilayah DIY.

Hanya dengan membayar Rp. 25 ribu, setiap peserta sudah memperoleh sebuah kaos cantik, snack dan minum, asuransi serta kupon undian doorprize untuk memperebutkan hadiah 2 (dua) sepeda motor Suzuki Smash, sepeda gunung, televisi, handphone, minicompo dan puluhan hadiah lainnya.

Yang tidak kalah menarik, setiap peserta akan menyusuri jalur wisata trekking yang berupa jalan setapak di sepanjang bukit dan sungai di lereng Merapi, dengan medan naik turun yang cukup menantang. Bahkan yang akan menjadi kenangan tersendiri, setiap peserta akan melihat secara langsung rumah kediaman Mbah Maridjan yang sangat tersohor dan kawasan Kaliadem dengan bunkernya yang menjadi saksi bisu terjadinya erupsi Merapi 14 Juni 2006 silam yang menelan 2 (dua) korban jiwa.

Ketua Panitia Pelaksana, Kristian Awuy, menjelaskan bahwa jalur trekking yang akan dilalui berbeda dengan jalur trekking pada Jelajah Wisata tahun sebelumnya.. Kali ini akan menempuh jalur sepanjang 10 (sepuluh) kilometer dengan start di Kawasan Tlogoputri - Gandok – Ledoklutung – Jeblogan – Kali Ploso – Kinahrejo/ Rumah Mbah Maridjan – Bunker Kaliadem – Ngrangkah – Ngandong – Ledoklutung Kidul – Gandok – Tlogo Putri (finish).

Kristian menambahkan meskipun terbuka untuk umum namun karena medan yang relatif berat dan menantang maka peserta diharapkan telah mencapai usia 10 (sepuluh) tahun ke atas. Sedangkan dalam upaya pengamanan peserta panitia menyertakan 20 (dua puluh) anggota SAR yang akan bertugas di sepanjang jalur trekking.

Secara terpisah Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman mengungkapkan bahwa agenda Jelajah Wisata diharapkan menjadi event tahunan untuk menarik wisatawan baik domestik maupun manca negara berkunjung ke Sleman. Pada saat ini wisata trekking sudah menjadi salah satu wisata alternatif yang mulai dilirik banyak kalangan karena menawarkan panorama alami nan asri serta menjadi wahana olah raga sekaligus berwisata. Disamping itu para peserta akan dapat melihat langsung bekas-bekas erupsi Merapi yang menjadi saksi bisu terjadinya bencana alam tersebut.-

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta


KURSUS TEKNIK PENELUSURAN GOA DAN LINGKUNGANNYA

Diposkan oleh Mapala Sumatera Utara

KURSUS TEKNIK PENELUSURAN GOA DAN LINGKUNGANNYA

TINGKAT DASAR DAN TINGKAT LANJUTAN

FINSPAC/HIKEPSI 2009

YOGYAKARTA


FINSPAC/HIKESPI mengadakan Kursus Teknik Penelusuran Goa dan Lingkungannya Tingkat Dasar dan Tingkat Lanjutan yang akan dilaksanakan :

Tanggal : 7 - 13 Agustus 2009

Tempat : Kawasan Karst Gunung Kidul, DIY

Biaya : Rp 350.000,00

Pendaftaran

Tanggal : 5 Juli - 5 Agustus 2009

Tempat : Kantor Operasional FINSPAC/HIKESPI

Jl. Kenekan No. 18 Panembahan, Kraton, Yogyakarta (+62274) 371404

Atau dapat mengirimkan formulir pendaftaran melalui melalui e-Mail FINSPAC/HIKESPI : finspac@yahoo.comThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Kuota Peserta dibatasi 100 orang.

Formulir KDKL DOWNLOAD Disini

Undangan DOWNLOAD Disini

Contact Person Kursus : Molax (081904051750/08812724736)

Gladian Nasional XIII 2009

Diposkan oleh Mapala Sumatera Utara

Gladian Nasional XIII 2009
Pencinta Alam Se-Indonesia
Nusa Tenggara Barat, 7 - 17 Agustus 2009

Lokasi :
- KSDA, Pantai Kuta (Lombok Tengah)
- Rock Climbing, Tebing Sekotong (Lombok Barat)
- Manajemen Ekspedisi, Kota Mataram
- SAR, Kaki Gunung Rinjani (Lombok Timur)
- Mountaineering, Kawasan Gunung Tambora (Dompu)
- Caving, Goa Mumber, Goa Nyerebeng

Undangan, Pamflet, dan Form Pendaftaran dapat di download disini :

- Undangan

- Pamflet

- Form Pendaftaran

Hasil Arisan di SAMPALA Al-Azhar

Diposkan oleh Mapala Sumatera Utara

1. Agenda Latgab caving ditunda samapai arisan selanjutnya, dan diserahkan sepenuhnya kepada panitia
2. HLHS Mapalasu tanggal 21 Juni 2009 Bentuk Kegiatan : "Aksi Bersih dan Penanaman Pinggiran Sungai

HLHS MAPALASU 2009

Diposkan oleh Mapala Sumatera Utara

Salam lestari,
Bravo Mapalasu
Sehubungan dengan Peringatan HLHS yang Jatuh tanggal 5 Juni 2009, dan sudah menjadi agenda mapalasu untuk memperingatinya.
HLHS MAPALASU : "KAMPANYE LINGKUNGAN/AKSI DAMAI DAN PEMBAGIAN BIBIT"
HARI/TANGGAL : SABTU, 06 MEI 2009
PUKUL : 09.00 WIB s/d Selesai
TEMPAT : Pusat Keramaian Kota Medan dan Instansi
SUMBER DANA : SWADAYA MAPALASU Rp. 15.000
BIBIT : MAPALASU dan HAYATI (Acc)
Demikian disampaikan, mohon kerjasama dan koordinasinya.

HLHS MAPALASU 2009

Diposkan oleh Mapala Sumatera Utara

Salam lestari.....
Sehubungan dengan semakin dekatnya peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni dan menjadi agenda mapalasu, maka untuk merealisasikannya diharapkan kepada kawan2 mapalasu untuk hadir pada :
Hari/Tanggal : Senin, 25 Mei 2009
Waktu : Pukul 14.00 WIB
Tempat : Sekretariat LAMPALIN-UPMI Medan
Diharapkan kehadiran dan kerja sama nya.

Diposkan oleh Mapala Sumatera Utara

LATGAB CAVING MAPALA SU 2009

I. Pendahuluan
Caving atau penelusuran gua, boleh dibilang cukup lama dikenal Indonesia. Persisnya kegiatan ini sudah mulai marak tahun 1980-an, ketika Persatuan Speleologi dan Caving Indonesia (Specavina) dibentuk di Bogor dengan tokoh-tokohnya antara lain dr. Ko King Tjoen, Norman Edwin (alm), Dr. Budi Hartono, dan Effendi Soleman. Mulailah dari sini kegiatan yang jadi hobi baru kala itu menyebar, terutama di kampus-kampus.

Hobi ini bukan hanya membutuhkan keterampilan fisik saja namun juga aspek ilmiah. Selain, peralatan yang dibutuhkan pun sulit dibeli di sini. Specavina, ketika itu pula agak selektif membagi ”ilmu” pada peminat. Hanya mereka yang memiliki latar belakang keilmuan atau yang menyukai pengetahuan tentang speleologi yang boleh bergabung. Specavina sebagai pelopor ketika itu sengaja lebih menonjolkan unsur ilmiahnya (speleologi) ketimbang ”olahraganya”(caving).
Salah satu aspek yang harus diketahui penggemar caving adalah pengetahuan dasar geologi. Terutama bagaimana awal gua itu terbentuk, di daerah mana bisa ditemukan, sifat batuannya, jenis gua, dan sebagainya. Dengan dasar pengetahuan ini, caving (penelusur gua) bisa dengan mudah menemukan gua. Sebab, mereka hanya akan mendatangi wilayah yang banyak terdapat batu gamping.

Secara teori demikianlah adanya. Gua banyak terdapat di kawasan batu gamping (karst). Berbekal pengetahuan itu pula jika bisa membaca peta geologi, maka di mana saja sebaran daerah karst, di sana tujuan yang tepat untuk perjalanan melakukan ekspedisi.
Aspek lain yang tak kalah penting adalah biologi gua (biospeleologi). Memang tak harus menjadi ahli biologi dulu baru bisa menekuni caving. Tapi paling tidak dengan modal ”baca-baca” dulu, penelusur gua bisa membandingkan flora fauna antara gua yang satu dengan lainnya. Atau mungkin dia menemukan spesimen baru yang bisa menambah khasanah pengetahuan biologi gua di Indonesia. Dia pun menjadi tahu bagaimana cara menyimpan koleksi itu dengan baik sebelum dibawa ke pakarnya untuk diidentifikasi.

II. Dasar pemikiran
1. Menganggap pentingnya wadah untuk menampung kreativitas mahasiswa pecinta alam dengan kegiatan-kegiatan positif di bidang mapala.
2. Perlunya peningkatan kemampuan dibidang caving.

III. Nama Kegiatan
Kegiatan ini disosialisasikan dengan nama:
“ LATGAB CAVING MAPALA-SU ”

IV. Tujuan Kegiatan
Dengan kegiatan latgab ini nantinya dapat mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kapasitas dan pengetahuan Mapala-SU mengenai caving

V. Kegiatan
1. Pelatihan materi caving
2. Aplikasih materi caving
3. Pemetaan gua
4. Penelusuran gua

VI. Waktu Dan Tempat Kegiatan
a. Waktu
Kegiatan latgab caving Mapala-SU direncanakan pada:
Hari : Rabu s/d Minggu
Tanggal : 27 Mei s/d 31 Mei 2009

b. Tempat
Kegiatan latgab caving mapala su direncanakan di:
“Bahorok Kab.Langkat Sumatera Utara”

VII. Peserta kegiatan
Peserta kegiatan ini dari mahasiswa pecinta alam Sumatera Utara yang bergelut di bidang caving dan belum pernah menjadi pemenang kejuaraan tingkat nasional.



VIII. Pelaksana Kegiatan
Adapun yang menjadi pelaksana kegiatan latgab caving Mapala-SU adalah yang dibentuk dalam satu kepanitiaan dengan kerjasama dari setiap organisasi Mapala yang ada diSumatera Utara yang telah berpengalaman dalam kegiatan yang dimaksud.

PENGORGANISASIAN
Penanggung Jawab : Pusat Informasi Daerah (PID) Sumut
Pelaksana : Panitia Latgab Caving Mapala SU
Ketua Pelaksana : Rian Fahmi G (GEMPAHR STT-HARAPAN)
Wakil Ketua Pelaksana : Irwansyah (LAMPALIN UPMI)
Sekretaris : Nur fatriani pangaribuan (HIMPA UMN)
Bendahara : Siti aisyah (HIMPA UMN)
Seksi Logistik : Mufti (KELOPAK AMIK-MBP)
Homeng (MAHATALA HKBP NOMENSEN)
Seksi Humas : Fajar Kaprawi (KELOPAK AMIK-MBP)
Mako (MAPALA STIP-AP)
Seksi Area : Hendrik (MAHATALA HKBP NOMENSEN)
Seksi Dokumentasi : Roy (KEMPA IBBI)
Ubul ( GEMPALS PTKI)
Seksi Kesekretariatan : Acoe (LAMPALIN UPMI)
Seksi Acara : Nisa (MAPALA UMSU)
Roy (MAPALA UMSU)
Seksi Perlengkapan : Emar Prilian (KEMPA IBBI)
Dian (Mapala STIP-AP)
Seksi Keamanan : Seluruh Panitia Pelaksana